DINAMIKA PENDUDUK BENUA-BENUA DI DUNIA
Dinamika Penduduk Benua-Benua di Dunia
1. Dinamika Penduduk Benua Asia
- Jumlah dan Pemerataan Penduduk di Benua Asia
Pada tahun 2020 jumlah penduduk Asia mencapai 4.641.054.775 jiwa dan di tahun 2022 telah diriset kembali, jumlah penduduk di Benua Asia berdasarkan World Population Data Sheet (WPDS) sebesar 4.726.841.356. Maka, terjadi pertambahan jumlah penduduk di Asia sebesar 115,78 juta jiwa selama 2 tahun berturut-turut. Selain itu, terdapat sekitar 59,76% populasi manusia dunia berada di Benua Asia dengan persebaran yang tidak merata. Terdapat wilayah dengan jumlah kepadatan penduduk yang tinggi seperti di Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Terdapat juga negara di Asia dengan jumlah penduduk terbesar di dunia yakni China, India, dan Indonesia. Tetapi, ada wilayah di Asia dengan jumlah penduduk yang rendah antara lain yaitu wilayah Asia Tengah seperti negara Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan lainnya.
-Komposisi Penduduk Benua Asia
Dilhat dari komposisi berdasarkan usia, sebesar 25% penduduk Asia berusia di bawah 15 tahun dan sebesar 8% berusia 65 ke atas. Menurut data WPDS penduduk usia produktif dikisarkan usia 15 sampai 65 tahun. Lalu, apabila berdasarkan ras penduduk Benua Asia terdiri atas Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe ras tersebut telah mengalami proses asimilasi antara satu dengan yang lainnya.
-Kualitas Penduduk Benua Asia
Penduduk Asia memiliki kualitas yang dapat dilihat dengan ukuran Human Development Index (HDI). Human Development Index merupakan gabungan dari indikator angka harapan hidup sejak lahir (Life Expectancy at Birth), pendidikan, dan pendapatan per kapita.
Jika, suatu negara memiliki skor HDI yang tinggi, maka penduduk negara tersebut menunjukkan angka harapan hidup yang lebih panjang, lama pendidikan yang lebih
lama, dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi.
Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei Darrusalam, China, dan Saudi Arabia termasuk kelompok dengan kualitas penduduk yang tinggi. Sedangkan, Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal untuk kategori rendah.
- Keberagaman di Benua Asia
Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat
lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, Konfusianisme,
Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi (Judaism). Agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia. Selain agama, Benua Asia juga memiliki banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih dari satu bahasa asli atau pribumi. Sebagai contoh, di Indonesia terdapat sekitar 600 bahasa asli atau daerah, Filipina terdapat 100 bahasa daerah, dll.
2. Dinamika Penduduk Benua Eropa
- Jumlah dan Pemerataan Penduduk di Benua Eropa
Pada tahun 2021, penduduk Eropa diperkirakan sekitar 747.000.000 orang. Angka kelahiran dan kematian dapat bervariasi dari negara ke negara di Eropa. Pada tahun 2021, rata-rata angka kelahiran di Eropa adalah sekitar 10,9 kelahiran per 1.000 penduduk, sementara angka kematian rata-rata adalah sekitar 10,7 kematian per 1.000 penduduk,ini adalah angka rata-rata dan dapat bervariasi. Pada pemerataan penduduk Eropa tersebar di berbagai wilayah. Tempat yang paling banyak penduduk Eropa adalah kota Amsterdam, di Belanda dan London, di Inggris.
-Komposisi Penduduk Benua Eropa dari Segi Pendidikan, Kesejahteraan, dan Mobilitas
Secara umum, negara-negara di Eropa memiliki akses yang baik terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup penduduknya. Namun, perbedaan dalam tingkat pendidikan, kesejahteraan, dan mobilitas sosial masih ada di seluruh Eropa.
Pada jumlah angka kelahiran dan kematian ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu:
1. Tingkat Pendidikan: Tingkat pendidikan yang lebih tinggi sering kali terkait dengan angka kelahiran yang lebih rendah, karena individu yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi cenderung menunda memiliki anak dan memiliki keluarga yang lebih kecil.
2. Tingkat Perkawinan dan Usia Pernikahan: Tingkat perkawinan dan usia saat menikah dapat memengaruhi usia ketika pasangan memutuskan untuk memiliki anak.
3. Tingkat Migrasi: Migrasi dapat mempengaruhi dinamika penduduk suatu wilayah, termasuk angka kelahiran dan kematian.
4. Faktor Ekonomi: Tingkat kesejahteraan ekonomi juga dapat mempengaruhi angka kelahiran dan kematian. Di negara dengan ekonomi yang kuat, angka kelahiran sering kali lebih rendah karena individu lebih fokus pada karier dan pendidikan.
- Keberagaman di Benua Eropa
Sebagian besar penduduk Eropa menganut agama Kristen Katolik, Kristen Protestan, dan Kristen Ortodoks. Bahasa Inggris menjadi bahasa resmi yang digunakan di Eropa, namun masing-masing negara di Eropa memiliki bahasanya tersendiri, bahasa yang banyak digunakan adalah Bahasa Rusia dan Jerman.
Selain bahasa yang unik, Eropa juga memiliki kesenian yang berasa dari Bangsa Yunani di antaranya seni sastra dan seni patung di Eropa juga ditemukan seni tari seperti ballet yang banyak dipertunjukan hingga sekarang.
2. Dinamika Penduduk Benua Afrika
- Jumlah dan Pemerataan Penduduk di Benua Afrika
Menurut World Population Data Sheet (WPDS) pada tahun 2015 jumlah penduduk Afrika mencapai 1.171.000.000 jiwa. Angka tersebut bertumbuh sebesar 265.000.000 jiwa dari jumlah penduduk yang berjumlah 906.000.000 jiwa pada tahun 2005. Angka migrasi di Afrika bernilai negatif kecuali di Afrika Selatan. Artinya terdapat penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Sebaran penduduk Benua Afrika juga tidak merata. Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni yaitu di wilayah gurun. Wilayah dengan kepadatan tertinggi yaitu di bagian utara dari Afrika Utara dan wilayah dengan kepadatan penduduk yang rendah terdapat di gurun sahara dan bagian tengah dari Afrika.
-Komposisi Penduduk Benua Afrika
Kualitas penduduk Afrika umumnya relatif rendah. Sebagian besar Pemduduk di Benua Afrika adalah keturunan Negro yang berkulit bibir tebal, dan rambut keriting.
Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai berikut:
a. Ras Negro yang mendiami sebelah selatan Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras Negro ini terdiri atas beberapa suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Bantu.
b. Ras Kaukasoid dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Ras ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid.
c. Ras Kaukasoid dari Keturunan Eropa dengan kulit putih, keturunan
Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika Selatan.
d. Suku pribumi merupakan penduduk asli yang banyak tinggal di daerah pedalaman. Suku pribumi ini seperti Suku Pygmy hutan Kongo dan Suku Bushman di Gurun Kalahari.
- Keberagaman di Benua Afrika
Benua Afrika memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara.
Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab, budaya Afrika kemudian berkembang. Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi agama mayoritas. Sedangkan di kawasan Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Kristen lebih dominan dari yang lain.
Budaya Afrika dapat dilihat dalam wujud seni, bahasa, dan agama. Karya seni dapat berupa alat musik, kerajinan dari kulit, dan ukiran kayu. Benua Afrika memiliki keragaman bahasa yang tinggi. Bahasa utama yang digunakan yaitu Arab. Swahili, dan Hausa.
Jumlah bahasa yang digunakan mencapai 1.500-2.000 jumlah tersebut dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu:
a. Afro-Asiatika meliputi Afrika bagian utara, jumlahnya sekitar 200 bahasa.
Nilo-Saharan mencakup wilayah Tengah dan Timur Afrika, jumlahnya mencapai sekitar 140 bahasa.
c. Congo-Saharan (Niger-Congo), mencakup dua pertiga Afrika sebagai cabang utama Niger-Congo, jumlahnya mencapai 1000 bahasa dengan
200 juta penutur. Bahasa Bantu di Tengah, Selatan dan Timur Afrika membentuk sub-kelompok dari cabang Niger-Congo.
d. Khoisan mencakup bagian barat Afrika Selatan, jumlahnya sekitar 30 bahasa.
3. Dinamika Penduduk Benua Amerika
- Jumlah dan Pemerataan Penduduk di Benua Amerika
Penduduk Benua Amerika pada tahun 2005 mencapai angka 888.000.000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 mencapai 987.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi pertambahan penduduk sebesar 99.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun, Laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong rendah, yakni 0,9% per tahun. Sebaran penduduk Amerika tidak merata. Konsentrasi penduduk Amerika berada di bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih rendah kepadatan penduduknya. Demikian halnya dengan wilayah paling utara dan paling selatan. Kedua wilayah tersebut mendekati kutub utara dan kutub selatan.
-Komposisi Penduduk Benua Amerika
Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia menunjukkan bahwa sebesar 24 % dari penduduknya berusia kurang dari 15 tahun dan sekitar 10 % berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti sebesar 34 % penduduknya termasuk penduduk usia tidak produktif. Selebihnya atau sebesar 66 % merupakan penduduk usia produktif.
-Kualitas Penduduk Benua Amerika
Benua Amerika memiliki kualitas penduduk yang bervariasi. Negara yang memiliki kualitas penduduk yang tinggi di antaranya adalah Amerika Serikat. Kanada, Argentina, dan Chile. Negara dengan kualitas penduduk yang tinggi adalah Meksiko, Brazil, dan sejumlah negara Amerika Latin lain. Negara dengan kualitas penduduk sedang adalah Paraguay, Bolivia, dan sejumlah negara lain. Tingkat pendidikan penduduk di Benua Amerika tidak sama antara kawasan utara dan tengah-selatan. Kualitas pendidikan di Amerika Utara terbilang baik, seperti di Amerika Serikat dan Kanada. Kedua negara ini telah menerapkan suatu sistem pendidikan yang berkualitas. Sebagai contoh, Amerika Serikat memiliki perguruan tinggi terkenal seprti Universitas Harvard, Universitas California, dan Universitas Chicago. Dan Kanada memiliki Universita Toronto, Universitas British Columbia, dan Universitas Montreal
- Keberagaman di Benua Amerika
Budaya Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan. Amerika Utara terdiri atas Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan budaya yang sangat beragam. Budayanya dibentuk oleh budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika, dan Asia. Bahkan, budaya Amerika mempengaruhi budaya di wilayah lainnya di dunia. Bahasa utama yang digunakan penduduknya adalah Bahasa Inggris. Walaupun demikian, penduduk Amerika menggunakan juga Bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman. Bahkan, Biro Sensus
Amerika memperkirakan lebih dari 300 bahasa digunakan di Amerika Serikat.
Penduduk Amerika Serikat sebagian besar (83%) menganut agama Kristen. Sisanya menganut agama Yahudi dan Islam. Selain itu, terdapat pula penduduk Amerika Serikat yang tidak menganut agama atau ateis.
4. Dinamika Penduduk Benua Australia
- Jumlah dan Pemerataan Penduduk di Benua Australia
Jumlah penduduk Australia pada tahun 2015 penduduk Australia mencapai 23.900.000 jiwa. Pada tahun 2005, jumlah penduduknya mencapai 20.400.000 jiwa yang artinya terjadi penambahan sebesar 3.500.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.
-Kualitas dan Kepadatan Penduduk di Benua Australia
Jumlah penduduk Australia memang jauh lebih kecil jika dibandingkan benua lainnya. Selain itu, Benua Australia menjadi benua terkecil di dunia. Penambahan jumlah penduduk Australia terjadi karena adanya kelahiran yang mencapai 13 kelahiran tiap 1.000
penduduk. Angka kematiannya adalah Australia sering dijadikan daerah tujuan utama dari negara-negara konflik, termasuk dari Timur Tengah. Hal tersebut karena, Australia telah memiliki hukum yang mengatur tentang pengungsi. Australia telah menandatangani konvensi Pengungsi tahun 1951 yang mengharuskan negara tersebut mengurus pengungsi yang datang ke wilayahnya adalah 7 kematian tiap 1.000 penduduk. Australia merupakan negara sekaligus benua dengan kualitas penduduk yang sangat tinggi. Salah satu indikator kualitas penduduk yaitu angka harapan hidup menunjukkan kategori tinggi, yaitu 82 tahun. Ini menunjukkan penduduk Australia memiliki kondisi kesehatan yang baik.
-Komposisi Benua Australia
Mayoritas (92%) penduduk Australia adalah bangsa kulit putih atau ras Kaukasoid, selebihnya adalah dari Asia (7%), Aborigin, dan lainnya (1%). Bangsa kulit putih umumnya adalah dari Eropa yang berasal dari Inggris dan Irlandia, sisanya dari Italia, Belanda, Jerman, dan Yunani. Penduduk yang berasal dari Asia, sebagian besar dari China dan juga India.
-Keberagaman di Benua Australia
Sebagian besar penduduk Australia adalah pendatang dari Eropa, maka budaya Eropa tampak lebih dominan. Salah satunya adalah dalam hal penggunaan bahasa. Bahasa nasional Australia adalah Bahasa Inggris. Adapun agama yang dianut oleh penduduk Australia, yaitu: Kristen Protestan (61,2%), Buddha (2,5%), Islam (2.2%), Hindu (1,3%), dan sejumlah agama.


Komentar
Posting Komentar